Reportase Potluck 2007

HIers, dalam semangat Idul Fitri admin hendak mengucapkan Selamat Hari
Raya Idul Fitri 1428 Hijriah dan memohon maaf atas segala kesalahan yang
disengaja (maklum, admin kalo jahat pasti disengaja dong, kurang hardcore kalo
gak sengaja, huhuhuhuh) baik lahiriah seperti enak-enakan jalan-jalan liburan
dan menelantarkan account HIers di Friendster ini, maupun batiniah
seperti the so-called "ngegerecokin orang berantem",
"provokator", dan sebagainya, huhuhuhuh.

Selain itu, admin juga meminta maaf, terutama kepada angkatan 2005 dan
2006 (seharusnya angkatan 2007 juga, tapi pada belum ada yang nge-add jadi
Friends tuh) atas keterlambatan admin memutakhiri perkembangan acara
TKHI yang tahun ini dikelola angkatan 2005. Kesibukan admin bermalas-malasan
adalah alasan utama tidak aktualnya blog HIers, jadi yah mau gimana lagi
yah, huhuhuhuh. Namun demikian, karena keren dan tampan admin merasa
bertanggung jawab untuk tetap mengabari HIers, terutama para alumni dan
mahasiswa yang jarang nongol di kampus. Berikut ini adalah artikel yang ditulis
seorang kawula HIers dari angkatan 2005, Aryani Kristanti alias Tanti, mengenai
laporan pandangan mata seputar Potluck 2007. Admin sendiri datang terlambat dan
hanya sempat rumpi-rumpi serta mencolong sekotak nasi yang lauknya pada dingin
pada acara tersebut, sehingga mohon dimaklumi kalo nantinya blog ini
bakal sering pake sistem franchise a.k.a. kontributor, huhuhuhuh.
Terakhir, admin mengundang segenap HIers untuk memberi selamat buat angkatan
2006 dan 2007 atas kerja keras dan totalitasnya pada Potluck 2007. Congrats!

P.S.: Foto-fotonya mana nih, tolong diaplot ya, angkatan 2006 atau siapapun yang menongoli acara tersebut.


Potluck 2007: Niat Banget!

Potluck 2007 akhirnya cukup sukses diadakan di AJB Bumiputera, tanggal
5 Oktober 2007 lalu, dari pukul 16.00 WIB (ngaret setengah jam sih pada
akhirnya) hingga kira-kira 19.00 WIB. Potluck tahun ini mengambil tema ‘Mesin
Waktu’.

Kesan pertama melihat persiapan Potluck para mahasiswa baru (Maba)
angkatan 2007, penulis sudah merasa mereka niat banget! Berbagai persiapan
kostum dan properti dilaksanakan sedemikian rupa ribetnya hingga menguras air
mata beberapa anak 2007 sendiri, berbeda dengan angkatan-angkatan sebelumnya
yang memilih mengasah kreativitasnya dengan menggunakan bahan-bahan seadanya.
Angkatan ini saking niatnya sampe nyewa kostum segala! Maklumlah, latar yang
mereka ambil memang banyak yang aneh-aneh gitu, mulai dari zaman purba hingga
masa kontemporer.

Pelaksanaannya sendiri juga gak kalah niatnya. Sekalipun beberapa
anggota panitia dari angkatan 2006 sempet agak kelabakan karena acara telat
setengah jam (maklum, acara Potluck ini kan sekalian menguber jam buka puasa),
tetapi bisa dibilang acara Potluck + Buka Bareng Jurusan sukses. Alumni-alumni
yang datang sebagian besar adalah para staf pengajar Departemen HI, seperti
Mbak Nurul, Mas Haryadi, Mas Itok (Broto Wardoyo), Mas Tirta, Mbak Mita
(Paramitaningrum), Mas Christian, dll. Selain itu, juga ada beberapa orang yang
biasanya jarang ikut datang ke acara-acara HI yang ’kurang ilmiah’, seperti Pak
Makmur dan Mas Fredy. Sayangnya selain para alumni dari angkatan 2003, hanya
Hasief dan Sunu yang berstatus non-pengajar. Sebagai tambahan, datang juga
beberapa mahasiswa dan alumi dari S2 HI FISIP UI. Seperti biasa, masing-masing
angkatan memiliki dress code yang tahun ini adalah sebagai berikut:

  • Angkatan 2006: batik dan kebaya
  • Angkatan 2005: pink dan biru muda,
  • Angkatan 2004: nuansa religi (baju koko, baju pastur, rosario, baju muslim, dsb)
  • Angkatan 2003: warna-warna tanah (hijau daun, cokelat tanah dan biru air).

Acara dimulai dengan perkenalan para
Maba angkatan 2007 yang beberapa di antaranya dipersilakan untuk memperlihatkan
salam pribadi masing-masing. AJB cukup heboh dipenuhi gelak tawa karena
anak-anak 2007 ini ternyata cukup total memperlihatkan salam pribadinya. Kapan
lagi sih bisa ’godain’ Mas Har sampe melongo, ’maksa’ Mas Christian main
bola,  atau nakut-nakutin Mbak Nurul?

Setelah suasana memanas, barulah kemudian
mereka mempersembahkan drama musikalnya. Bermula dari tiga cewek (Tasya, Maria,
Ais) yang secara kebetulan menemukan mesin waktu, cerita mengalir menuju ke
berbagai latar tempat dan waktu. Setidaknya ada lima latar yang digunakan.
Pertama, Maria terjebak di zaman purba di mana teman-temannya kemudian mempersembahkan
tarian dengan bahasa ’Purba’, terinspirasi dari iklan baterai yang cukup
terkenal itu.. Kedua, abad pertengahan ketika Inggris mencari daerah jajahan
baru. Si Ais yang tadinya ingin mengarahkan Inggris ke Indonesia (banyolannya
sih daripada dijajah Belanda, mending dijajah Inggris gitu biar lebih gampang
cas-cis-cus bahasa Inggris). Tapi apa nian, kesalahan membaca peta justru
membuatnya mengarahkan kapal Inggris ini ke kawasan Malaysia (maaf ya kalo
kawasannya salah, penulis juga agak lupa nih). Ketiga, para penonton diajak
menikmati Mesir dengan aneka ragam piramida dan sphinx-nya. Tetapi
ketika si Tasya mencari Cleopatra, yang ada justru Raja Cleopatria yang super
cantik (dimainkan dengan apik oleh Yandri, Alisa Soebandono-nya angkatan 2007)
dan ratu Hani yang bahenol.. Yang keempat, penonton diajak ke masa Perang Dunia
II di mana kubu Jepang, Itali dan Jerman tengah berperang melawan kubu Sekutu.
Cukup menghebohkan karena anak-anak 2007 rupanya bisa menyediakan
senjata-senjata yang nyaris menyerupai senjata sungguhan. Dan yang kelima,
penonton dibawa kembali ke masa kini di mana sedang terjadi negosiasi perebutan
pulau Sipadan-Ligitan antara Malaysia (semua anggota delegasinya cewek) dan
Indonesia (semua anggota delegasinya cowok) yang ironisnya diselesaikan dengan
cara tarik tambang. Tasya, Ais dan Maria yang sudah kembali berkumpul tiba-tiba
datang ke lokasi kejadian dan mereka langsung aja bantuin delegasi Malaysia
bertarik tambang dengan alasan ”Bias Gender nih”, tanpa tahu kalau yang mereka
bantu itu sebenernya adalah pihak lawan. Drama musikal ini diakhiri dengan
pidato Andi Rosilala, yang kira-kira intinya sih mengajak kita menjaga
perdamaian dunia, dan disambut oleh persembahan tari dan musik angkatan 2007
menggunakan lagu ‘Ingatlah Hari Ini’ dari Project Pop.

Setelah puas mengeluarkan tawa lepas dan
berheboh-heboh ria melihat persembahan angkatan 2007 yang cukup total, para
hadirin kembali pada suasana Ramadhan di mana hadirin diajak untuk ‘Kulsem’
(kuliah kira-kira sepuluh menit maksudnya) yang dibawakan oleh salah satu
sesepuh HI FISIP UI, Pak Soesiswo Soenarko. Kemudian acara dilanjutkan dengan
perkenalan MIRC (Moslem of International Relations Community) oleh para
pemrakarsanya seperti Anas dan Baskoro dari angkatan 2005 serta Tubagus dari 2006.
Tidak lama akhirnya bedug terdengar dan buka puasa bersama pun dimulai.

Klimaks dari seluruh acara kumpul-kumpul
Potluck ini tentunya, seperti biasa, diakhiri dengan sesi foto-foto. HIers yang
pada kodratnya ’banci foto’ langsung ingin ikut bergaya begitu lihat ada
kamera. Berbagai kostum nan meriah sewaan angkatan 2007, mulai dari wig hingga
replika senjata (tapi gak sampai gaun malam vintage yang bagus bener itu)
dipinjem sebagai properti foto-foto. Liputan penulis kali ini pun diakhiri
dengan mengutip komentar Mbak Nurul terhadap penampilan angkatan 2007: Potlucknya
HI BANGET!

Leave a Reply