Lebaran dan Mudik ^^

Hey HIers..!!

Lebaran nih sebentar lagi. Post kali ini sebenarnya diambil dari artikel di Buletin HI, SBAL, edisi kedua yang terbit tanggal 18 Oktober 2006. Artikel ini ditulis oleh Bayu Ardhika, HIers angkatan 2004 berstatus double dan bercita-cita ikutan Indonesian Idol tahun depan (menurut hasil wawancara dari Mbak Suzie Sudarman di kelas HI Amerika). Berkaitan dengan lebaran, pasti banyak warga HI yang mudik. Walaupun agak aneh dan ajaib, tips-tips dari Bayu semoga bisa berguna. Enjoy! Oh ya, melalui blog kali ini para admin juga mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Selamat menikmati Liburan kali ini!" ^^

Mudik? Suatu Keharusan yang Tidak Harus

Mudik itu sebenarnya berasal dari kata Mau Udik. Mengapa begitu? Seperti kita tahu, Udik berarti berkonotasi kampungan. Jadi kesimpulannya, mudik itu berarti mau jadi kampungan dengan cara pulang kampung. Bertemu dengan sanak famili tentunya menjadi suatu oase di tengah gurun setelah sekian lama berada di perantauan. 

Makna sesungguhnya dari Idul Fitri adalah pemutihan diri dari segala dosa-dosa (saat yang tepat bagi para pemuja Miyabi). Ironisnya, penjahat pun mendekati hari lebaran menjadi semakin ganas, dikarenakan mereka pun ingin mengumpulkan uang untuk mudik saat lebaran, jadi…Waspadalah!!

Fenomena mudik tidak hanya menjangkiti para penjahat tetapi juga anak-anak HI. Mungkin lebih tepatnya bukan fenomena, tapi itu sudah menjadi habit yang ter-internalized dalam diri kita. Seperti hasil wawancara mendalam dengan Rilis (angkatan 2004), beliau berkata “Biar afdol aja lebaran ma keluarga gw, lagian suka kesepian kalo lebaran gak ma keluarga”. Dari wawancara ini, jelas tergambar watak orang Indonesia yang suka berkumpul dengan kerabat dan handai taulan. Kalau prinsipnya Ade Agustian (angkatan 2004) tuh lain lagi: 

            Premis 1 : Lebaran pasti libur.
            Premis 2 : Libur pasti mudik.

            Kesimpulan : Lebaran pasti Mudik!!

Silogisme ini pas banget buat menggambarkan pemikiran mahasiswa HI kebanyakan. Tentunya kita gak mau donx lebaran sendiri di Depok ampe jigongan dan gak ada yang nemenin (siapa juga yang mau nemenin orang jigongan).. 

Gak bisa dipungkiri bahwa kesempatan mudik ini juga dijadikan momentum untuk mengobati penyakit yang biasa melanda mahasiswa rantau yaitu kanker (kantong kering). Soalnya di kampung pas lebaran gini kita bisa mendapat ‘suntikan’ manjur penyembuh kanker yaitu THR. Selain itu, kesempatan ini juga digunakan untuk melakukan perbaikan gizi. Biasanya cuma makan tahu tempe plus teri dan kuah sayur (pake ngutang lagi) di kosan, tapi saat di kampung kita disuguhkan ketupat sayur dan opor lengkap.

Suasana kampung bisa jadi merupakan hal yang paling kita butuhkan untuk me-refresh diri kita setelah selama ini dijejali pemikiran-pemikiran HI yang kadang membuat kita mati segan hidup tak mau (kebalik ga?). Maka dari itu kesempatan ini harus digunakan sebaik-baiknya jangan sampai terbuang percuma.

Persiapan mudik yang matang dibutuhkan agar kita bisa mudik dengan lancer dan tenang. Oleh karena itu, kita memberikan Tujuh Tips Mudik Asik ala Kadarnya. Mengapa harus tujuh? Hal ini dikarenakan surga ada tujuh lapis, samudra ada tujuh, dan anak kambing saya tujuh ekor (walaupun hal ini ga penting):

1. Berbenah dengan seksama. Jangan sampai ada barang yang ketinggalan (terutama pakaian dalam karena ga bisa minjem ke orang lain). 

2. Jangan lupa bawa makanan cemilan agar tidak keroncongan (lebih parahnya dangdutan) di jalan. Ingat! Bawang putih dan petai bukanlah cemilan.

3. Bawa musik biar asik dan tidak bosan di jalan. Siapkanlah koleksimu mulai dari Mozart sampai Trio Macan.

4. ‘Kuras’ isi perut sebelum berangkat. Masyarakat sudah cukup sensitif dengan isu terorisme saat ini, jadi jangan diperparah lagi dengan membuang ‘bom’ yang gak perlu selama perjalanan. 

5. Belajar ilmu perbintangan dan nujum agar kelak kalau kesasar bisa nemuin jalan lagi. Belajar baca kompas juga penting! Lampu merah dan Warta Kota lebih dianjurkan. 

6. Puas-puasin bermesraan dengan pacar sebelum mudik. Jangan sampai kambing dan domba di kampung dijadikan pelampiasan. 

7. Dan yang paling penting! Beli tiket dari jauh-jauh hari dan sesuai dengan tujuan (walaupun tips ini telat diberitahu, bisa dijadikan pelajaran untuk mudik tahun depan). 

2 Responses to “Lebaran dan Mudik ^^”

  1. Big Bang Says:

    “PEMUJA MIYABI”? Ada FSnya gak? Add gw duonk.. Friends-nya dapet free vidclips ga? Bwehehe..

  2. Yosh Says:

    liat blognya aja…
    miyabiozawa.blogspot.com

Leave a Reply