Archive for October, 2006

Lebaran dan Mudik ^^

Sunday, October 22nd, 2006

Hey HIers..!!

Lebaran nih sebentar lagi. Post kali ini sebenarnya diambil dari artikel di Buletin HI, SBAL, edisi kedua yang terbit tanggal 18 Oktober 2006. Artikel ini ditulis oleh Bayu Ardhika, HIers angkatan 2004 berstatus double dan bercita-cita ikutan Indonesian Idol tahun depan (menurut hasil wawancara dari Mbak Suzie Sudarman di kelas HI Amerika). Berkaitan dengan lebaran, pasti banyak warga HI yang mudik. Walaupun agak aneh dan ajaib, tips-tips dari Bayu semoga bisa berguna. Enjoy! Oh ya, melalui blog kali ini para admin juga mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Selamat menikmati Liburan kali ini!" ^^

Mudik? Suatu Keharusan yang Tidak Harus

Mudik itu sebenarnya berasal dari kata Mau Udik. Mengapa begitu? Seperti kita tahu, Udik berarti berkonotasi kampungan. Jadi kesimpulannya, mudik itu berarti mau jadi kampungan dengan cara pulang kampung. Bertemu dengan sanak famili tentunya menjadi suatu oase di tengah gurun setelah sekian lama berada di perantauan. 

Makna sesungguhnya dari Idul Fitri adalah pemutihan diri dari segala dosa-dosa (saat yang tepat bagi para pemuja Miyabi). Ironisnya, penjahat pun mendekati hari lebaran menjadi semakin ganas, dikarenakan mereka pun ingin mengumpulkan uang untuk mudik saat lebaran, jadi…Waspadalah!!

Fenomena mudik tidak hanya menjangkiti para penjahat tetapi juga anak-anak HI. Mungkin lebih tepatnya bukan fenomena, tapi itu sudah menjadi habit yang ter-internalized dalam diri kita. Seperti hasil wawancara mendalam dengan Rilis (angkatan 2004), beliau berkata “Biar afdol aja lebaran ma keluarga gw, lagian suka kesepian kalo lebaran gak ma keluarga”. Dari wawancara ini, jelas tergambar watak orang Indonesia yang suka berkumpul dengan kerabat dan handai taulan. Kalau prinsipnya Ade Agustian (angkatan 2004) tuh lain lagi: 

            Premis 1 : Lebaran pasti libur.
            Premis 2 : Libur pasti mudik.

            Kesimpulan : Lebaran pasti Mudik!!

Silogisme ini pas banget buat menggambarkan pemikiran mahasiswa HI kebanyakan. Tentunya kita gak mau donx lebaran sendiri di Depok ampe jigongan dan gak ada yang nemenin (siapa juga yang mau nemenin orang jigongan).. 

Gak bisa dipungkiri bahwa kesempatan mudik ini juga dijadikan momentum untuk mengobati penyakit yang biasa melanda mahasiswa rantau yaitu kanker (kantong kering). Soalnya di kampung pas lebaran gini kita bisa mendapat ‘suntikan’ manjur penyembuh kanker yaitu THR. Selain itu, kesempatan ini juga digunakan untuk melakukan perbaikan gizi. Biasanya cuma makan tahu tempe plus teri dan kuah sayur (pake ngutang lagi) di kosan, tapi saat di kampung kita disuguhkan ketupat sayur dan opor lengkap.

Suasana kampung bisa jadi merupakan hal yang paling kita butuhkan untuk me-refresh diri kita setelah selama ini dijejali pemikiran-pemikiran HI yang kadang membuat kita mati segan hidup tak mau (kebalik ga?). Maka dari itu kesempatan ini harus digunakan sebaik-baiknya jangan sampai terbuang percuma.

Persiapan mudik yang matang dibutuhkan agar kita bisa mudik dengan lancer dan tenang. Oleh karena itu, kita memberikan Tujuh Tips Mudik Asik ala Kadarnya. Mengapa harus tujuh? Hal ini dikarenakan surga ada tujuh lapis, samudra ada tujuh, dan anak kambing saya tujuh ekor (walaupun hal ini ga penting):

1. Berbenah dengan seksama. Jangan sampai ada barang yang ketinggalan (terutama pakaian dalam karena ga bisa minjem ke orang lain). 

2. Jangan lupa bawa makanan cemilan agar tidak keroncongan (lebih parahnya dangdutan) di jalan. Ingat! Bawang putih dan petai bukanlah cemilan.

3. Bawa musik biar asik dan tidak bosan di jalan. Siapkanlah koleksimu mulai dari Mozart sampai Trio Macan.

4. ‘Kuras’ isi perut sebelum berangkat. Masyarakat sudah cukup sensitif dengan isu terorisme saat ini, jadi jangan diperparah lagi dengan membuang ‘bom’ yang gak perlu selama perjalanan. 

5. Belajar ilmu perbintangan dan nujum agar kelak kalau kesasar bisa nemuin jalan lagi. Belajar baca kompas juga penting! Lampu merah dan Warta Kota lebih dianjurkan. 

6. Puas-puasin bermesraan dengan pacar sebelum mudik. Jangan sampai kambing dan domba di kampung dijadikan pelampiasan. 

7. Dan yang paling penting! Beli tiket dari jauh-jauh hari dan sesuai dengan tujuan (walaupun tips ini telat diberitahu, bisa dijadikan pelajaran untuk mudik tahun depan). 

Reportase Bubar dan Potluck 2006

Sunday, October 15th, 2006

HIers, kali ini admin hendak berbagi pengalaman tentang dua event wah yang tergelar secara sukses selama dua minggu belakangan, Bubar dan Potluck. Kali ini berita diasup oleh admin W yang akan menyumbangkan ringkasan selayang pandang dari kedua acara terebut, sementara admin A hanya bisa berbagi foto yang diambil pake digicam 6 megapixel yang akhirnya dibeli sendiri akibat HIers yang tidak responsif terhadap usul “beliin digicam 10 megapixel dong, dong, dong, dong…” (sembari dinyanyikan dalam irama DJ disko dangdut remix terus diakhiri dengan jeritan “I get the power!” a la house music ‘90s Ramayana atau Pojok Busana tatkala obral, huhuhuhuh). Berhubung admin A secara personal eneg sama alur cerita Potluck yang saingan sama akting ibu-ibu jahat di sinetron Hidayah, admin A gak terlalu fokus jepretin muka-muka 2006, maaf ya, huhuh. Akhir kata, admin juga hendak mengucapkan selamat berjuang dan semoga sukses bagi HIers yang pada dua minggu mendatang akan menghadapi - mengutip perkataan Sony dari angkatan 2006, kurang lebih - "Hah, bentar lagi UTS? Cepet banget, gak kerasa!", huhuhuh. Enjoy!

Sayang banget admin A –yang paling rajin nge-post di blog ini- nggak dateng Buka Bareng (Bubar) tanggal 6 Oktober 2006 kemarin, jadi nggak bisa post tentang Bubar deh huhu..dan admin P juga sepertinya belum berencana untuk posting, padahal admin W sendiri nggak dateng sampe selesai di acara tersebut dikarenakan pekerjaan penting di kawasan Menteng hehehehe ;d

Seperti yang udah dibilang sama admin A di post sebelumnya, sebenernya sih cerita-cerita tentang Bubar bisa dilihat di blognya sang tuan rumah, Listie, di frostybear.blogs.friendster.com. Oh iya, sebelumnya sekali lagi terima kasih lho buat Listie atas penyelenggaraan acaranya! ^^

Kalo buat admin sih, kesan pertama yang didapat adalah PENUH, padahal barang-barang di rumah Listie itu udah dikeluarin semuanya lho. Maklum, secara *dengan aksen a-la penyiar radio ibukota* anak 2006 hampir semuanya dateng lho! HIers dari berbagai angkatan juga rame, mulai dari angkatan 2005 sampai 2002 (Edho Ksatrianda dan temannya) serta 2001 (Anton Sunu, yang katanya sih “diculik”, hehehe). Walaupun nggak sempet icip-icip makanan karena harus buru-buru dan ngantrinya panjang banget, dari kabar yang beredar katanya sih makanannya lumayan enak, dengan tingkat kepedasan sambal yang dahsyat. Masalahnya adalah admin langsung pulang saat selesai Maghrib, jadi nggak tau deh apa yang terjadi setelahnya…

Sementara pada Potluck 2006, tahun ini acaranya sedikit berbeda karena di-JB-in sama Baksos HMHI dan buka puasa bersama. Perhatikan! Acaranya hanya berselang beberapa hari dari Bubar; artinya, patungan buat beli makanan dua kali dalam seminggu bagi angkatan yang diwajibkan. Hmmm, untungnya sih angkatan admin nggak kebagian tugas yang berat, walaupun bingung juga bawa teh siap saji untuk sekian ratus orang *ribetribetribet!*.

Baksosnya sendiri adalah persembahan HMHI untuk karyawan FISIP dengan nilai sumbangan yang ternyata terkumpul lumayan banyak. Itung-itung bulan puasa, sekalian beramal. Bagus itu, bagus. Selain itu, sebelum acara inti dimulai, Ketua Departemen, Mbak Nurul Isnaeni, juga mewakili jurusan untuk membagikan penghargaan bagi para HIers yang berprestasi (akademik maupun non-akademik), mulai dari Diansuci Maharani dari angkatan 2001; Senia Febrica dan Nara Masista dari angkatan 2002; Nadine Sjarief, Ilsa Meidina, dan Dewi Barnas dari angkatan 2003, sampai Mahardika Sajad dan Astrid Grouchy dari angkatan 2004 (lihat foto).

Nah, Potlucknya sendiri tahun ini bertema “Jungle”. Walaupun nggak penuh dengan pohon di ruangan AJB, tapi lumayanlah ada pohon-pohonan dan tulisan ”Potluck 2006: Jungle” di tengah-tengah panggung AJB. Pada segmen perkenalan mahasiswa baru angkatan 2006, panitia cuma menyebutkan namanya satu-satu, nggak pake talent show kayak tahun-tahun sebelumnya. Mungkin karena kebanyakan orang ya? Admin sendiri sempet tertawa beberapa kali di perkenalan ini, padahal sebenernya belum masuk sesi lucu-lucuan lho. Mungkin hal ini disebabkan oleh adanya beberapa oknum yang berusaha joget-joget aneh untuk meninggalkan kesan, atau karena sebagian besar dari anak-anak 2006 ini udah memakai kostum mereka (contoh: ganggang dengan rumbai-rumbai hijaunya).

Kemudian, alur cerita drama kali ini, sesuai temanya, “Jungle”, adalah sebuah kisah tentang kehidupan di hutan, laut, dan sebagainya, yang lalu dilanjutkan dengan adanya eksploitasi dsb dsb dsb. Nggak usah detail kali ya? Secara umum sih inti ceritanya bagus, memberi pesan buat penonton. Kostum? Ok lah, walaupun admin sempet mempertanyakan kenapa yang jadi uler harus pake kain batik? Huhuhu. Kemampuan akting? Terlihat ada beberapa yang melakukan perannya dengan total *ada yang mengingatkan dengan totalitas Devi Addinata, teman seangkatan admin dari angkatan 2003, hehehe*. Tapi ada juga yang tampak tanpa ekspresi, yang pada akhirnya cuma jadi bahan tertawaan.

Lucu nggak? Yaaaa…gimana ya? Huhuhuhu…lumayan deh. Admin agak bingung karena HIers 2006 tampilnya nggak sendiri-sendiri melainkan rame-rame terus. Yang mengganggu buat admin adalah ceritanya nggak klimaks. Maaf ya. Admin dan teman-teman cukup bertanya-tanya setelah ceritanya tiba-tiba selesai begitu aja dan lagu ‘Heal The World’ dari Michael Jackson mengalun panjang bener. ”Udah selese ya?!” Yaaahhh… Gimana para senior? Bagus nggak tuh Potlucknya? Coba dikomentari… ^^

Kalo masalah suasana, lumayan rame dengan adanya alumni-alumni yang menyempatkan dateng padahal acaranya di tengah-tengah minggu. Temu kangen kecil-kecilan, mulai dari angkatan 2005, 2004, 2003, 2002, 2001, 2000, 1999, 1998, 1997, 1996, sampai para dosen. Pokoknya lengkap deh! Ditambah lagi, pada akhir acara panitia juga menyempatkan diri untuk memberikan kejutan berupa kue ulang tahun dan iringan lagu ‘Happy Birthday’ kepada salah satu dosen HI, Mbak Inung, yang pada hari yang sama merayakan ulang tahunnya. Hari Rabu ternyata nggak begitu menghalangi niat kedatangan buat yang masih kuliah padahal ada tugas review keesokan harinya *hihihi curhattt*.

Yaaaa…begitulah sedikit cerita-cerita tentang Bubar dan Potluck. Sekalian iklan nih, tanggal 16 Oktober 2006 akan terbit Buletin HI, ”SBAL”, yang laporan utamanya adalah tentang Potluck. Buat yang masih aktif di kampus, seharusnya sih masih kebagian. Jadi, coba minta aja ke anak-anak internal di kampus, hehehe…

Jawara_2 Birthday_mbak_inung_1

The New Hype: Joined Open Fasting (Maksa Banget)

Sunday, October 8th, 2006

HIers, pada hari Jumat, 6 Oktober 2006, lalu akhirnya terlaksana juga acara buka puasa bareng HM yang detil cetak birunya bisa dibaca di post sebelum post ini. Berhubung admin [yang ini] berhalangan hadir pada okesyen (niatnya menyadur kata "occasion" ke dalam Bahasa, tapi agak kurang cocok ya, huhuh) ini, jadi beritanya tunggu dari admin P atau W ya.* Namun bilamana HIers segitu kebeletnya pengen tau beritanya sebagaimana ketika menanti esai jorok terbaru 17tahun.com tapi koneksinya lemot, bisa cek blog salah seorang HIers sekaligus tuan rumah acara tersebut, Listy, yang bisa dicari di daftar teman HIers - cari aja yang username-nya Listie. Berbagai hal menarik tentang Buka Puasa Bareng tersebut dikupas Listy secara mendalam, mulai dari persendagurauan yang acapkali jayus, grepe-grepean softcore pasangan baru, sampai kekurangan asupan ayam goreng yang bisa ditemukan pada rubrik "Comment". Silahkan dicek deh ya.

Hanya berselang sehari setelah acara tersebut, esoknya, Sabtu, 7 Oktober 2006 di sebuah lokasi menjamurnya AGJ di kawasan Cilandak, serumpun HIers dari berbagai angkatan (liat foto) juga mengadakan acara buka puasa bareng terus ngirup-kopi-bareng-tapi-mesennya-yang-murah-murah-aja. Dihadiri admin dan 8 HIers dari angkatan 2001, 3 dari angkatan 2000, 2 dari angkatan 1999 (walaupun sifatnya mendadak JB akibat nemu di Aksara Bookstore), dan seorang dari angkatan 1997, acara semi-direncanain tersebut berlangsung dengan hangat, akrab dan minimalis - walaupun yang namanya "angkatan ganjil ketemuan" pastinya tidak lepas dari kebacotan berlebih yang gak inget tempat dan umur. Berbagai topik menarik dipergunjingkan dalam forum tersebut, mulai dari oknum 1997 yang diteleponin oknum 2005 janji ketemuan (kayaknya sih berbau bisnis semi-altruistik-semi-morot, huhuhuh) sampai oknum 1997 yang minta dikenalin sama anak 2006. Kayaknya oknum ini jadi spotlight abis ya, huhuh. Btw, pesan buat angkatan 2005 dan 2006: Potluck-nya siap-siap aja kebanjiran senior ya, abisnya pada antusias semua tuh untuk dateng.

*Admin P dan W mana nih asupan beritanya, admin A hanya bisa mengelus-ngelus dada sambil pijat refleksi akibat kebanyakan ngapdet…yang mana beritanya juga sangat tidak penting sebenarnya, huhuh.

Dscn1053_5 Dscn1078_6